Cara Membaca Kode pada Ban Mobil

https://mencarikanmanfaat.blogspot.com/2018/12/cara-membaca-kode-pada-ban-mobil.html

Bagi Anda yang sudah mengetahui cara membaca kode ban motor, maka kode pada ban mobil memiliki makna yang lebih kompleks lagi, termasuk masa pakai atau masa kadaluarsa (expired) pemakaian ban mobil tersebut.

Semua ban memiliki serangkaian kode khusus yang menginformasikan spesifikasi ban tersebut. Kode tersebut meliputi ukuran/dimensi, tahun produksi, ukuran tekanan (PSI/pounds per Square Inch), dan maksimal rotasi kecepatan, serta ukuran tekanan beban, dan suhu maksimal saat berputar.



Secara umum, masa pemakaian normal ban mobil Standarnya adalah 3 tahun dari tanggal pembuatan atau menempuh jarak sekitar 60.000 Km. Setiap pabrik ban punya pengkodean serta jumlah digit yang berbeda-beda. Itu bisa Anda temui bibir ban yang ada di dekat velg, semisal 1709, berarti diproduksi minggu ke-17 tahun 2009.

Terdapat enam kode yang menunjukkan spesifikasi dari ban tersebut dan juga terdapat kode kapan ban itu diproduksi. Untuk membahasnya telah diberikan contoh kode spesifikasi ban sebagai berikut 205/55R16-90R.

1. Membaca secara urut angka pada ban
Ternyata Begini 3 Cara Membaca Kode pada Ban MobilUnsplash/Shoaib SR
Pertama, pada angka urutan pertama tertera angka 205, angka ini memberikan arti seberapa lebar telapak ban dalam satuan milimeter. Sehingga semakin besar angkanya maka semakin lebar pula telapak yang dimiliki si ban.

Baca Juga


Kedua, urutan kedua tertera angka 55 yang menunjukkan tinggi ban. Tinggi yang dimaksud adalah mulai dari bibir pelek sampai telapak ba, sehingga semakin kecil angka maka akan semakin dekat pula jarak antara kedua variabel tersebut.

Ketiga, tertera huruf R yang berarti kode konstruksi ban yaitu dengan lapisan radial, selain itu juga terdapat seperti lapisan bias atau serat.

Keempat, yaitu tertera angka 16, angka ini menjelaskan seberapa lebar diameter pelek yang cocok dengan si ban, artinya semakin besar angkanya semakin besar pula jenis pelek yang dapat dipasang.

Kelima, terdapat angka 90 yang berarti kode seberapa banyak beban maksimum yang dapat ditopang di masing-masing ban. Untuk 90 sendiri berarti ban dapat menopang seberat 600 kg.


Terakhir, urutan keenam tertera huruf R yang menunjukkan kode ban. Seperti yang kita ketahui banyak sekali kode ban yang berbeda-beda misalnya saja ada yang berkode S atau T dan sebagainya. Nah, huruf R tersebut berarti Radial yang artinya ban mampu melaju hingga kecepatan 170km/jam.

Perlu dicatat, ban juga mempunyai batas kedaluwarsa, biasanya 3 tahun dari tanggal produksi atau sudah menempuh jarak 60 ribu kilometer. Setiap pabrik ban mempunyai kode yang berbeda pada bagian ini, contohnya 1913 yang artinya ban diproduksi pada minggu ke-19 pada tahun 2013.

Kode "DOT" yang merupakan kode kelayakan dari Departemen of Transportation menunjukkan bahwa ban telah memenuhi standar keamanan untuk ban.

Adapun batas ketebalan pada ban Tread Wear Indicator adalah batas dari ketebalan ban. Seperti dijelaskan Rightturn.com, tanda ini terletak persis di kedua sisi ban. Biasanya terdapat garis tebal yang membentang di antara kembangan ban. Jika ketebalan ban sudah menyentuh garis tersebut, maka tandanya ban sudah harus diganti.

Demikian cara membaca kode pada ban mobil, semoga bermanfaat,salam otomotif!
Cara Membaca Kode pada Ban Mobil, Pada: Desember 24, 2018
: - -
Copyright © 2015 Manfaat Design by SHUKAKU4RT - All Rights Reserved