histats

Sabtu, 25 Mei 2013

Contoh Makanan yang Berserat


Salah satu syarat memperoleh tubuh yang sehat optimal selain melalui olahraga secara rutin, juga datang dari pola makan yang sehat. Makan makanan yang mengandung serat adalah salah satunya, karena pengetahuan akan manfaat makanan berserat bagi tubuh sudah diketahui sejak dahulu. Namun, seringkali diantara kita yang tidak menyadari bahwa untuk mendapatkan makanan berserat bisa diperoleh melalui makanan yang ada di sekitar kita.


Untuk mengetahui Jenis Jenis Makanan Berserat Tinggi, kami berikan beberapa Jenis Makanan Berserat Tinggi. Siapa tahu ada diantara teman ada yang sedang mencarinya.

    Daun selada. Daun selada mengadnung serat sebanyak 0,6 gram per 100 gram bahan. Daun ini juga mengandung vitamin A, kalium, dan kalsium. Fungsinya, daun selada dapat membantu memperbaiki organ dalam, mencegah panas dalam, melancarkan metabolisme, mencegah kulit kering, dan mengobati insomnia (sulit tidur).

    Mentimun Kecil. Serat dalam mentimun kecil, sekitar 0,5 gram per 100 gram bahan. Vitamin dan mineral yang ada dalam mentimun kecil diantaranya Vitamin C, kalium, fosfor, kalsium, dan magnesium. Mentimun kecil biasa dimanfaatkan untuk menghilangkan panas dalam, melancarkan sistem pencernaan, menghaluskan kulit, serta dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi.

    Seledri. Seledri bermanfaat untuk memperlambat proses penuaan, menurunkan tekanan darah, menetralkan asam tubuh, dan menurunkan kadar kolesterol darah.seledri mengandung vitamin dan mineral seperti vitamin A, vitamin C, dan kalium. Seledri mengandung serat dengan kadar 1,5 gram per 100 gram.

    Pare. Pare mengandung serat sebanyak 0,8 gram per 100 gram bahan. Pare mengandung karatin, asam amino, vitamin C, dan kalsium. Pare biasa dimanfaatkan untuk menyejukkan tubuh pada saat cuaca pansa, mengatasi penyakit stroke, mengatasi diabetes melitus, sariawan, memperlancar ASI, dan mencegah sembelit.

    Akar ubi jalar. Serat yang ada dalam akar ubi jalar sekitar 0,8 gram per 100 gram bahan. Akar ubi jalar juga mengandung vitamin E dan protein. Akar ubi jalar dimanfaatkan untuk membantu pertumbuhan dan memperlambat penuaan.

    Kubis atau kol. Kubis mengandung serat sekitar 0,9 gram per 100 gram bahan. Vitamin A, vitamin C, vitamin E, vitamin B1, vitamin B2, kalium, fosfor, dan yodium terdapat pada sayuran yang satu ini. Kubis berkhasiat untuk mencegah penyakit kulit, menghambat pertumbuhan tumor, menurunkan kolesterol darah, serta mencegah kanker usus dan lambung.

    Wortel. Kandungan serat dalam wortel tergolong tinggi yakni 4 gram per 100 gram bahan.  Wortel juga mengandung vitamin A, B, dan C, betakaroten, serta mineral kalium, magnesium, dan fosfor. Wortel bermanfaat untuk mengurangi resiko kanker, menurunkan kolesterol darah, menjaga kesehatan mata, memperlancar saluran pencernaan, dan menjaga kesehatan hati.

    Bayam. Bayam termasuk sayuran berserat tinggi dengan kadar 2,8 gram per 100 gram bahan. Bayam juga mengandung provitamin A, vitamin C, zat besi, dan magnesium. Bayam bermanfaat untuk mencegah anemia, menjaga kesehatan pencernaan, menurunkan resiki serangan kanker, dan menurunkan berat badan.

    Labu kuning. Labu kuning juga memiliki kandungan serat yang cukup tinggi yakni 2,4 gram per 100 gram bahan. Zat gizi lain yang terdapat pada labu kuning adalah vitamin C, kalium, kalsium, magnesium, dan betakaroten. Labu kuning bermanfaat untuk menguatkan daya tahan tubuh, memperlambat proses penuaan, dan mencegah kanker usus.

    Sawi hijau. Kandungan serat dalam sawi hijau sekitar 1,8 gram per 100 gram bahan. Selain serat, sawi hijau juga mengandung vitamin A, vitamin B, vitamin C, kalium, fosfor, dan zat besi. Sawi hijau berkhasiat untuk mencegah kanker, membantu kesehatan pencernaan, serta mencegah dan mengobati penyakit pelagra.

 Beras Merah Setiap cangkir beras merah mengandung 3,5 gram serat. Penelitian di Harvard baru-baru ini menemukan bahwa, makan lebih dari 5 porsi nasi putih dalam seminggu meningkatkan risiko Diabetes tipe 2 sebesar 17 persen. Namun jika kita menambahkan beberapa porsi beras merah per minggu akan dapat menurunkan risiko diabetes tipe 2 sebesar 11 persen.

 Buah Alpukat Buah Alpukat merupakan salah satu sumber serat yang tinggi. Setiap 2 sendok makan alpukat mengandung sekitar 2 gram serat dan pada setiap satu buah utuh mengandung sekitar 10 gram serat. Alpukat juga merupakan sumber yang sangat baik dari lemak tak jenuh yang dapat membantu menurunkan kolesterol dan mengurangi risiko penyakit jantung.

 Jagung Berbagai jenis jagung memiliki kandungan nutrisi antioksidan. Pada sekitar setengah cangkir biji jagung, mengandung 2 gram serat. Popcorn juga merupakan sumber makanan kaya serat dan rendah kalori. Popcorn dapat menyediakan sekitar 3,5 gram asupan serat per tiga cangkir penyajian.

Gandum Pada gandum utuh unsur-unsur gizi dan serat masih utuh, sehingga menjadikan gandum dalam makanan sehari-hari adalah pilihan diet yang baik untuk memenuhi asupan serat harian.

Sayur Brokoli Selain mencegah kanker, sayuran ini juga mengandung serat beberapa. Sekitar 5.1 gram serat dapat diperoleh dari secangkir brokoli rebus.

Buah Apel Kita harus makan apel berikut dengan kulit nya jika ingin mendapatkan seratnya dan beberapa zat kimia bermanfaat lainnya. Sebuah apel ukuran biasa dapat mengandung sekitar 4,4 gram serat.

Demikian Contoh Makanan yang Berserat semoga bermanfaat.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar